Perubahan Dimulai Sekarang

AKTIVISME
/by
Saya kira anggapan bahwa Indonesia tidak mengalami perubahan sejak jatuhnya Soeharto itu keliru. Ada banyak perubahan yang terjadi dalam dua belas tahun terakhir. Tidak semuanya menuju arah yang lebih baik tentunya, tapi juga tidak semuanya buruk. Bagi gerakan sosial...

Wawancara Khusus – Dirjenbud Hilmar Farid

WAWANCARA
/by
Jakarta (ANTARA News) - Direktur Jenderal Kebudayaan Hilmar Farid disebut  Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan sebagai sosok yang memulai sejarah baru karena menjadi orang pertama yang mendapat jabatan eselon 1 dari non-pegawai negeri sipil. Pria kelahiran Bonn, Jerman Barat,...

Fokuskan Pembangunan Pada Manusia

WAWANCARA
/by
MEasiaMagazine | Hilmar Farid – Fokuskan Pembangunan Pada Manusia : Bangsa ini sungguh beruntung memiliki sejarawan muda sepertinya. Progresif, tak sungkan berada di tengah masyarakat. Pantang baginya menjadi akademisi dan mendekam di menara gading yang penuh kemilau. “Jasmerah: Jangan sekali-kali...

MENCARI INDONESIA DI PAPUA

SEJARAH
/by
Sejarah adalah unsur penting dalam konflik di Papua. Di satu pihak ada klaim bahwa Papua bukan bagian dari Indonesia karena pengalaman sejarahnya sama sekali berbeda. Apalagi selama puluhan tahun di masa Orde Baru, orang Papua mengalami penindasan politik dan...

1998 Adalah Harapan, 2014 Adalah Penentuan

WAWANCARA
/by
SEJARAWAN  muda Indonesia sekaligus ketua Perkumpulan Praxis, Hilmar Farid, mengatakan, jika 1998 menjadi tahun harapan setelah kediktatoran Orde Baru (Orba) tumbang, menjelang 2014, Indonesia menuju tahun penentuannya. Penentuan untuk menjadi lebih baik atau justru diperintah dalam kekuasaan yang lebih...

Kartini dan Ruang Dalam Bangsa

TOKOH
/by
Setelah membaca kembali himpunan surat-surat Kartini saya sempat terpikir: apa yang kira-kira terjadi seandainya Kartini waktu itu akhirnya berangkat ke Eropa untuk melanjutkan sekolah? Apakah ia akan jadi terasing di negeri orang lain lalu kembali ke negerinya sebagai orang...

Kisah Tiga Patung

SEJARAH
/by
Jakarta, 28 Desember 1949. Puluhan ribu orang berdesakan di depan istana gubernur jenderal di pusat kota Jakarta, menunggu kedatangan Bung Karno beserta keluarga tiba dari Yogyakarta. Sehari sebelumnya di tempat yang sama, pemerintah Belanda mengakui kedaulatan Republik Indonesia Serikat,...
error: Selamat membaca!!